Laman

Selasa, 30 Oktober 2012

If i was a bird.....

Jika semua orang sibuk untuk menyibukkan diri dalam keheningan, maka cara itulah yang selalu aku cari. Terkadang, aku hanya ingin berpura-pura tidak mengingat apapun didalam kehidupanku. Aku ingin merekam semua kejadian indah, dan mengulang-ulang kembali segala yang indah itu. Akan ku pastikan, aku akan bahagia. Menjadi bagian dan alasan mengapa masa itu ada dan tak pernah terlupakan. Aku ingin mengirup udara bebas dan terbang layaknya seekor burung, tanpa ada yang mengekang dan selalu dalam kedamaian. Terbang kemana saja ia mau, mencari dan selalu mencari. Walau harus sendiri dalam hening dunia yang begitu luas ini.

Kadang, aku merasa sendiri dalam keramaian. Aku pun bingung. Mungkin, alasan mengapa mereka tersenyum adalah aku. Namun tanpa mereka sadari, aku terkadang membodohi mereka. Memanfaatkan setiap kebersamaan kami agar aku tak merasa sepi. Aku tak tahu kapan aku akan berhenti ketika aku telah jauh melangkah, dan tak mungkin akan mundur sebelum sampai pada tujuan utamaku. Andaikan aku seorang burung, maka kami akan berterbangan bersama, membentuk barisan yang begitu indah dilangit, menjadi alasan dalam kedamaian petang dan pagi hari. Karena sejatinya, tanpa kicau burung dipagi hari, maka dunia akan hening.

Sesungguhnya, aku lelah. Aku rasa aku telah cukup lama didunia. Tanpa mengetahui apa yang sudah Tuhan berikan padaku, menjadikan indah pada waktunya. Alasanku masih berdiri dan tersenyum disini adalah karna aku percaya, bahkan begitu yakin pada keajaiban yang akan terjadi suatu hari nanti. Mempunyai sayap, menjadi pendamai bagi dunia, mempunyai segerombolan burung lainnya. Walaupun belum pernah ku temukan dimanapun suatu kedamaian sejati itu. 

Bahagia ataupun sedih. Aku tetaplah sama. Takkan berubah. Aku selalu berpura-pura bernyanyi dalam senduku tanpa menghiraukan bahwa dunia itu memiliki banyak duri menyakitkan didalamnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar