Laman

Selasa, 03 Februari 2015

Rumah?

Jika kau anggap aku sebagai rumahmu. Aku terima. Artinya kau nyaman denganku. Dan sejauh apapun kau pergi. Yang kau paling rindukan adalah rumahmu.

Jika kau anggap aku sebagai tempat berlabuh sebentar lalu berlayar kembali. Lebih baik kau tak usah sama sekali berlabuh. Aku akan mendeburkan ombakku padamu. Membuatmu terlontang lanting semakin jauh dariku.

Hei. Kau tahu?
Jika kau rindu dengan rumahmu. Kembalilah kau. Agar kau merasakan lagi nyamannya sebuah kehidupan. Jangan takut dengan seberapa kuat ombak meluluhlantahkan dirimu diperjalanan. Sejauh apapun kau pergi. Selalu ada kapal yang akan membantumu menyebrangi. Masalahnya hanya satu; kau mau kembali atau tidak?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar