Laman

Selasa, 30 April 2013

Kesaksian Iblis


Dari Muadz bin Jabal dari Ibu Abbas: Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, terdengar panggilan seorang dari luar rumah: ”wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku“
Rasulullah bersabda: ”Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu”. Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya. ”Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasullulah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik”.
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin”, Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: ”Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa”.
“Siapa yang memaksamu?”
“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh”.
*Orang yang dibenci Iblis*
Rasulullah SAW lalu bertannya kepada iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?” iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?” tanya Rasulullah
“Pemuda yang bertaqwa memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang alim dan wara’ (loyal)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang yang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain?”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang yang sabar”.
“Selanjutnya apa?”
“Orang yang bersyukur”
“Apa tanda kesukurannya?”
“ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya”.
“Orang seperti Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
“Umar bin Khattab ?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
“Usman bin Affan?”
“Aku Malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah SWT).
*Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis*
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar,” “kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila”
“Jika ia membaca al – qur’an?”
“Aku merasa meleleh laksana timah di atas api”
“Jika ia bersedekah”
“ Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya”
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu ?”
“Suara kuda perang di jalan Allah”
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang bertaubat”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar diwaktu siang dan malam”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“ Sedekah yang diam – diam”
“ Apa yang dapat merusak wajahmu?”
“ Shalat fajar”
“ Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjama’ah”
“ Apa yang paling mengganggumu?”
“ Majelis para ulama”
“ Bagaimana cara makanmu?”
“ Dengan tangan kiri dan jariku”
“ Dimanakah kau menaungi anak – anak mu dimusim panas?”
“ Dibawah kuku manusia”
*Manusia Yang Menjadi Teman Iblis*
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba”
“Siapa sahabatmu?”
“ Pezina”
“ Siapa teman tidurmu“
“ Pemabuk “
“ Siapa utusanmu?”
“ Tukang sihir”
“ Apa yang membuatmu gembira?”
“ Bersumpah dengan cerai”
“ Siapa kekasihmu?”
“ Orang yang meninggalkan shalat jum’at”
“ Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“ Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja”
*Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang yang Ikhlas*
Rasullullah SAW lalu bersabda: ”Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu”.
“Iblis segera menimpali: “tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidaklah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat orang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku“
*Iblis dibantu oleh 70.000 anak – anaknya*
Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak dan setiap anak memilki 70.000 syaitan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk mengganggu anak – anak muda, sebagian untuk mengganggu orang tua sebagian untuk menggunggu wanita tua, sebagian anakku juga aku tugaskan kepada para zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjama’ah. Tanpanya manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjama’ah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu dimata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur hingga pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada dilidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seseorang wanita yang berjalan, anakku dan syaitan duduk dipinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.
Syaitan juga berkata, ”Keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaitan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak –anakku selalu menyusup dan berubah ke satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? Bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya sembuh seketika. Aku terus meggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.
*Cara Iblis Menggoda*
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa derngan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, Cerai.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur – ngulur shalat, Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikkan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya ke mukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya lihat kiri dan kananmu, ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku ucapkan ‘salatmu tidak sah’. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. I apun shalat seperti ayam yang mematuk beras.
Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjama’ah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkan sebelum iamam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. dan ia pun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedangfkan aku amemerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padanya, “Kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.
Ia pun mati dalamkekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, apakh engkau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?”
*10 Permintaan Iblis Kepada Allah SWT*
“Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan” (Qs Al Isra :64).
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga dari makanan haram dan bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.
Aku minta agar bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah memberikan saudaraku, maka ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku. Allah berfirman, “ Orang – orang boros adalah saudara – saudara syaitan. “(Qs. Al – Isra:27).
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silakan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata : “ Wahai Muhammad, aku tak bisa meyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda,”
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorang pun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun dimuka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak diperut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud : 118 – 119). Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku: (Qs Al-Ahzab :38). Iblis lalu berkata: “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para Nabi dan Rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk – makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong.”

Kunci sukses, InsyaAllah..

Rumus kehidupan hanya ada satu, tidak akan pernah berubah:

ALLAH DULU, ALLAH LAGI, ALLAH TERUS 

Jangan pernah menyerah untuk mendapatkan apa yang anda impikan!
Namun, apabila usaha dan doamu belum terkabul

INGAT!!!


Innalaha ma'assobirin
artinya: Sesungguhnya Allah beserta orang yang sabar

dan secara logikanya, Allah itu MahaKuasa, MahaEsa dan MahaPenyayang
Allah tak selalu memberikan apa yang kita inginkan, tetapi Dia memberikan apa yang kita butuhkan

Jikalau kau berduka cita, ingat surat At-Taubah: 40



Ketika kau merasa, masalahmu hanya berputar disitu saja, cobalah bermuhasabah, mungkin ada yang salah, dan usahakan ada satu amalan yang paling sering kita kerjakan tiap harinya. Karena mungkin, kita belum lulus dari ujian yang Allah berikan. Jangan meminta Allah hadir ketika kau sedang di uji, karena sejatinya guru yang sedang memberi ujian tak akan hadir untuk memberi tahu jawabannya. Tetapi selalu ingat, ALLAH MAHA MELIHAT, MAHA MENGETAHUI DAN MAHA PENYAYANG..

Sabtu, 06 April 2013

Hujan dan teduh adalah kita

            Gemercik air hujan terasa di wajahku. Tahukah kamu apa yang membuatku begitu bersyukur setiap harinya? Alasannya begitu sederhana. Hujan dan teduh. Dan tahukah kamu mengapa aku memilih hujan dan teduh? Ada sebuah cerita dibalik hujan dan teduh yang tak akan terhapuskan oleh hujan badai sekali pun. Ia tak akan menjadi pasir dipesisir pantai. Tahukah kamu cerita antara hujan dan teduh? Mereka ditakdirkan bertemu tetapi tidak bersama dalam perjalanan. Terlalu banyak ruang yang tertutup, tiada bisa kubuka. Karena hati sudah mereka-reka apa yang akan terjadi. Karena cinta semakin meraung-raung menagih haknya kepada pemilihnya. Dan kebersamaan hanya akan memperbanyak ruang tertutup.
            Tahukah kamu mengapa aku begitu menyukai hujan dan teduh? Karena aku selalu menganggap mereka sebagai kita. Walau ku tahu kita tak bersama didalam perjalanan, aku yakin kita akan bertemu. Kau tahu pasti kemana kau akan bermuara. Ya, jalan kita sudah bersimpangan. Meski, diam-diam, aku masih saja menatapmu dalam kejauhan dengan cinta yang malu-malu. 
           Tahukah kamu bagaimana rasa hati ini ketika kau banyak bercerita dan menyalahkanku dihari kemarin? Adalah gemuruh hujan yang sangat deras menghujam jantung ini. Bak badai tak mampu dihela lagi, aku ingin marah namun aku hanya bisa terdiam, terkunci dalam ketidak pastian. Apakah aku benar salah? 
          Kepadamu saat ini, aku masih ingat bagaimana terakhir kita berbincang. Tampak begitu singkat dan tidak jelas. Karena aku hanya mampu terkunci. Sekali lagi, terkunci dalam ketidak pastian. Kepadamu, aku cemburu dengan kata-kata mereka yang begitu mengagungkanmu dengannya. Dan dalam harapan yang tertumpuk oleh sesak dipenuhi ragu. 

"Dalam setiap tetes hujan yang Engkau berikan ini. Kuselipkan cerita indahku, dalam hening aku berdoa agar tercapai semua cita dan cinta yang menjadi impianku. Ku harap Kau melihat. Irhamna Ya Allah!" 

Mega Dita Agustin
06-04-2013

Selasa, 05 Maret 2013

Irhamna Ya Allah

Kalian tahu tentang-Nya kan? Tentang Dia yang selalu kuselipkan dalam tulisan-tulisanku. Nama-Nya selalu terngiang dalam fikiranku. Dan Dialah yang terukir dalam dihatiku. Ya, Dia adalah Allah. Dzat yang membuatku ada, karena Dialah aku hidup, dan karena Dialah aku mati. Tanpa disadari, aku sering sekali mengabaikan-Nya. Bahkan aku masih sering berbuat maksiat, aku sering ghibah, aku sering melupakan bahwa Dia hidup, Dia melihat semua yang ku lakukan. Dan Dialah yang menghadirkan segala rasa..

Karena-Nya lah aku mampu mencinta, karena-Nya lah kami bertemu, dan karena-Nya lah kami akan dipisahkan. Hidup adalah masalah waktu. Hanya waktu, karena sesuatu yang sudah terjadi tak akan mungkin dapat kembali terjadi. Hidup adalah bagaimana kita mensyukuri apa yang telah Dia tetapkan terhadap kita. Karena sabar tidak sabar, ridho atau tidak ridho ketetapan-Nya tetap terjadi. Nikmati saja! :D ya, sebagai nasihat untuk diri sendiri sebenarnya. Tetapi, ini kembali lagi kepada suatu kata "Perpisahan". Tentang dia yang sebentar lagi akan pergi. Tentang dia yang selalu mengukir senyum simpul di wajah ini. Tentang kenangan yang telah di gambar dalam kanvas kehidupanku. Bagaimana pun, dia telah menjadi lukisan terindah dalam buku gambar kehidupanku. Dan dia lah lembar terfavorit di hidupku. Aku mencintai bagaimana Allah mempertemukan kami. Aku masih ingat sekali bagaimana kita dipertemukan, dari orang ke satu, ke yang satunya lagi dan akhirnya bermuara padamu. Ini bukan tentang perpisahan, namun ini tentang kita. Aku bukan hendak mengeluh, tetapi rasanya terlalu sebentar kau disini. Entah hanya aku yang merasa atau kau juga.

Tetapi, dalam coretan takdir yang telah Dia rencanakan, aku percaya bahwa kau akan hadir kembali di dalam lembar baru. Lembar yang masih bersih, tanpa coretan-coretan ataupun hapusan dari warna-warni kehidupan. Ya, dia yang baru! Dia yang akan membawa masa depannya kembali. Entah untuk siapa dan dimana. Yang ku tahu kau tetap akan menjadi lembar terfavorit dalam buku gambar kehidupanku :)

"Cinta adalah kekuatan yang dapat mengubah duri jadi mawar, mubah menjadi berkah, dan musibah menjadi muhibbah" - KCB.
Dalam kutipan diatas, benar sekali bahwa cinta memang dapat mengubah segalanya.Cintaku pada Allah misalnya! Cinta abadi. Cinta yang akan terus ada tanpa batas waktu. Cinta yang rasional. Cinta tanpa syarat. Cinta hakiki. Dan rasanya, aku ingin sekali menangis mengadukan segala yang kurasakan. Aku hanya ingin menempatkan Dia utuh didalam hatiku, tanpa adanya embel-embel cinta makhluk-Nya, cinta yang utuh dan benar-benar murni untuk-Nya. Dan mungkin inilah jawabannya, inilah saatnya, inilah waktunya. Ketika saya tak lagi memikirkan cinta dunia, saya akan kembali pada-Nya. Tetapi, sudikah Dia menerima cinta yang sudah pernah tak seutuhnya untuk Dia? :')

Irhamna ya Allah.. Hidupku ini untuk mencintai-Mu, aku hidup untuk matiku, dan mati untuk kembali hidup. Aku tak ingin menjadi seonggok daging tanpa arti, aku ingin hidup untuk matiku! Untuk bercumbu dengan-Mu disurga, namun bagaimana dengan cinta yang Engkau titipkan itu? Maafkan aku ya Allah... Aku lalai menjaga hatiku, bantu aku ya Allah, bantu aku memperbaiki diriku. Bantu aku mencintai-Mu seutuhnya. Bantu aku menjadikan diriku pantas untuk bercumbu dengan-Mu. Namun ya Allah, aku benar-benar percaya bahwa Engkau Maha Pemurah atas segala sesuatu.

Ya, begitu banyak cerita yang saya dapatkan dalam 15 tahun saya hidup. Mulai dari jatuh, bangkit, jatuh dan bangkit. Saya ini merasa tidak ditempatnya ketika saya salah, tetapi saya juga merasa mencintai apa yang saya lakukan itu padahal tanpa saya ketahui bahwa apa yang saya lakukan itu adalah salah besar. 0 BESAR!!! Dan Dia adalah satu-satunya yang tak pernah bosan mengingatkanku ketika kusalah melangkah. Dia satu-satunya yang ada. Ya, benar. Dia yang ku cinta..

Kau tahu? Allah adalah samudera ketika semua dermaga tertutup. Kau bisa kembali kepada-Nya kapan saja, Dia akan selalu memaafkan, Dia hidup di lubuk hatimu yang paling dalam padahal kau tak pernah sekalipun mengingat-Nya, Dia akan menjadi penolongmu kapanpun Engkau butuhkan. Tetapi ingatlah, dari Dia-lah kita berasal dan kepada-Nya lah kita kembali. Irhamna ya Allah, jadikan kami segerombolan umat-Mu yang istiqomah di jalan-Mu hingga kami menemui ajal :') aamiin ya Robbal Alamin..

Kamis, 10 Januari 2013

Kuserahkan penjagaannya kepadaMu ya Allah

Hujan kembali turun lagi
Semiring angin malam begitu dingin
Membeku kan tubuh kecil ini
Merasuki tulang-tulang melalui celah kecil

Dan petir kembali mengingatkan aku tentang sesuatu
Sesuatu yang selalu ada dihidupku
Ya, waktu....

Saat aku mengingatnya
Aku hanya ingin memaki keadaan
Mencaci kegelapan yang semakin menutupi
Rasanya terlalu cepat engkau disini
Melukis kenangan yang begitu indah dikanvas kehidupanku
Mengukir indah namamu begitu dalam dihati ini

Namun, aku percaya
Allah mencintaiku dan dirimu, sehingga kita akan dipisahkan

Dari kejauhan, kita dapat merasakan nikmat-Nya yang lebih indah
Menjauhkan diri kita dari kemaksiatan
Walau cinta itu begitu indah
Namun percayalah kasih, cinta yang halal akan lebih indah
Akan mendekatkan diri kita pada cinta hakiki yang Allah janjikan pada kita

Dengan nama Allah, tidak ada yang bisa mencelakakan di langit juga dibumi
Allah yang maha mendengar dan Allah yang maha mengetahui

Aku akan melukis indah namamu pada embun pagi
Agar selalu terjaga dirimu dalam kerinduan
Agar tak terlupakan satupun kenangan yang engkau berikan

Adalah cinta yang sejati lah yang akan menagihmu kembali dan hilang lagi dariku.....
Kuserahkan penjagaannya kepadaMu
Selagi kau masih asing dan belum halal bagiku :')

Senin, 03 Desember 2012

Karena aku percaya, ada pelangi sesudah hujan

Kemarin aku menangis tersedu-sedu tanpa henti hingga dadaku sudah tak mampu lagi menahannya. Aku hanya sudah terlalu lama bungkam dan bersabar. Mencoba untuk menerpa badai yang selalu datang dan berusaha menegakkan tombak didepannya. Namun yang ada hanyalah aku tak sanggup dan kembali menangis. Sungguh, aku benci ketika aku menangis. Sesuatu hal yang membuat dadaku sesak dan memusingkan kepalaku. Tetapi faktanya adalah menangis dapat melegakan segalanya....

Lagi-lagi ada saja kejadian pada hari jum'at, tetapi yang ini sangat mengecewakan. Seorang keluargaku mengatakan padaku "Sudah banyak yg berkata buruk tentangmu di depanku, aku hanya bisa terdiam dalam sakitku" kira-kira begitulah katanya. Saat itu aku hanya terdiam, lalu menengadahkan kepalaku karena mataku sudah berkaca-kaca, aku hanya tak ingin tampak begitu lemah didepan mereka. Namun air mata ini tetap saja menetes. Sakitnya bukan main, dadaku sangat sesak. Kata-kata itu seolah memojokkanku, karena hampir setiap hari aku mendapatkan olokan dari mereka dan untuk kali ini, aku membuat keluargaku sendiri tersakiti ketika mendengarnya. Aku tahu pasti dia malu punya keluarga sepertiku. Aku berlari ke musholla roudhotut tolibin, saat itu aku hanya ingin menangis dihadapan-Nya, menanyakan apakah aku pantas mendapatkan seperti ini setiap hari? Apakah aku telah jauh dari-Nya? Sahabat-sahabatku mengerubuniku, mereka seolah menguatkanku dan beberapa dari mereka ikut menangis bersamaku. Sungguh, merekalah sahabat terbaik yang pernah aku punya. Membagi tangisnya denganku, dan merelakan kebahagiaannya hanya demiku, meneteskan butir-butir air mata dihadapan orang lain. Aku berajak dari tempat itu, karena waktu sudah menunjukkan waktu zuhur. Ketika solat, aku masih saja terisak sampai aku berdoa. Dan aku menutup mukaku rapat-rapat dengan tanganku, lagi-lagi masih ketahuan jika aku menangis. "Dita kenapa?" aku masih terdiam..... "Dita....kenapa? Cerita sama kakak. Ini kak bela. Kakak gak tau masalahnya, kakak tadi gak disana" aku membuka tanganku, lalu menggelengkan kepalaku. Kami hanya terdiam, sama-sama dalam keadaan hening. Lalu seorang kakak datang lagi, kemudian menggenggam tanganku erat-erat, dia menasihatiku. Namun aku menolak, aku berkata "Aku bukan menyalahkan siapa-siapa....Aku hanya membenci diriku sendiri, aku hanya ingin mati sekarang karena tiada yang bisa ku lakukan. Sama sekali tak ada". Dia kembali menasihatiku "Kakak pernah punya masalah dan pernah ingin mati, tetapi kakak kembali bertanya, akan malukah Allah punya makhluk seperti kakak....". Aku terdiam, malu, malu sebagai hamba-Nya yang hanya bisa mengadu, malu menangis bukan karena dosa, malu menyia-nyiakan waktu yang Dia berikan kepadaku, dan malu ketika aku tak bersyukur untuk hidup. Kemudian ia melanjutkan pembicaraannya "Jangan pernah bilang mau mati lagi ya dek. Kakak tahu dita orang yang kuat. Karena Allah gak akan ngasih sesuatu yang gak bisa kita lalui, dan cobaan adek sudah sangat besar, berarti Dita sudah cukup hebat. Dita itu sudah di atas. Janji gak akan bilang gitu lagi?" lalu dia menyisipkan kelingkingnya pada kelingkingku, aku tersenyum. Dan sahabatku meneteskan air mata melihat perbincangan itu, ketika usai kak Lia berkata. Sekarang giliran yastie yang menangis tersedu-sedu didepanku, dia mengatakan "Dita harus kuat..... Kita kan sudah sering ngadepin masalah gini, kita sama-sama tak! Ga ada yang ninggalin satu sama lain, apa kami pernah ninggalin kamu ketika kamu sedih? Inget tak, kamu punya kami dan Allah. Biarin orang mau bilang apa, aku tahu betul kau gimana." Aku menangis, ku peluk dia dengan sangat erat. Menangis dalam dekapannya, dan meneteskan air mataku pada jilbab indahnya. Semua sahabatku ikut menangis disana. Aku tahu betul, Allah akan memberikan sesuatu kesulitan beserta kemudahan. Dan aku meyakini, merekalah ( calon bidadari-bidadari  surga ) ini lah yang Allah kirimkan untukku. Aku sangat bahagia, diantara 1000 orang yang membenciku, aku mempunyai Allah yang sangat jauh lebih besar daripada mereka. Dan haru biru menjadi hangat saat itu.

Dibawah pelangi rhoudotut tolibin,
Jum'at, 30 November 2012
Unforgettable moment

Rabu, 31 Oktober 2012

The power of faith

"Aku ingin menjadi pelangi, yang begitu setia menanti hujan reda"

Kata-kata ini begitu sederhana, bahkan hanyalah sebuah kalimat yang tiada arti bagi mereka. Namun, sejujurnya itulah jawaban dari kelelahanku, jawaban mengapa aku selalu menyukai hujan dan pelangi sesudahnya.

Semalam aku membaca artikel tentang albert einstein, siapa yang tidak tahu dengan ilmuwan yang satu ini. Dengan IQ yang tinggi dan begitu mempengaruhi dunia. Tetapi dia tumbuh bukan karena kesempurnaan yang Tuhan kasih kepadanya, melainkan kekurangan-kekurangan yang dia miliki. Dia adalah penderita disleksia, yaitu penyakit dimana penderitanya mengalami kesulitan untuk membaca dan belajar. Bahkan dia sempat dikeluarkan dari sekolahnya karena hal ini. Namun dibalik beribu-ribu kekurangan yang dia miliki, Allah tahu apa yang dia butuhkan, maka Allah memberinya satu kelebihan untuk menutupi semuanya. Kejeniusannya di bidang sains telah menyumbangkan banyak hal pada bidang ini. Semua ini karena dia selalu percaya "Tuhan tidak bermain dadu" katanya. Dia juga percaya bahwa imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan. 

Aku terdiam sejenak semalam, aku yang kurasa tidak memiliki kekurangan separah itu malah asik bermalas-malasan dengan duniaku saja. Bagaimana bisa aku menjadi orang yang dikenang seperti tuan einstein ini? Aku hanya ingin menjadi bermakna ketika aku tiada. 


Kehidupan itu seperti menulis, dan penulisnya adalah kita. Jadi, yang menentukan baik atau buruknya hidup kita adalah kita sendiri. 


Bahkan aku sering sekali berkata "Aku lelah...." dalam setiap tulisanku. Aku lupa apa saja yang sudah Allah berikan padaku, ketika aku tersesat, maka Dia datang dan membimbingku kembali. Maka sesungguhnya aku telah banyak melakukan dosa ketika aku mengatakannya :') 

Ibu, aku harap kau masih disini hingga aku mati nanti, kan ku buktikan bahwa hidupmu tak sia-sia. Hidupmu akan tersenyum. Aku berjanji akan membuat hari tuamu menjadi lebih berwarna, karena melihatku telah berada didepan dan tentunya dalam genggaman tanganmu.




"I may be nothing today, but i will be something someday" - Mega Dita Agustin.