Kalau saja aku tak dilahirkan di Indonesia. Negeri yang masih ada budaya malunya. Mungkin aku sudah entah berantah dengan segala pergaulan bebas disana.
Kalau saja aku tak hidup dikota tercinta ini. Mungkin saja aku sudah mengenal kehidupan malam dengan akrabnya.
Kalau saja aku tak bersekolah di sekolah tercinta ini. Mungkin saja aku sudah sering bergonta-ganti pacar. Atau bisa jadi aku akan tetap dikenal sebagai aku yang dahulu.
Ah, sungguh. Inilah syukur yang paling indah. Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan, tetapi apa yang kita butuhkan. Bahkan ketika aku tidak meminta yang terbaik, Dia masih dengan baiknya selalu memberiku yang terbaik. Ketika aku lupa dengan-Nya, Dia masih selalu memberiku yang terbaik.
Mungkin kebanyakan orang tak memahami bahwa cinta Allah jauh lebih romantis daripada cinta siapapun. Maka, sanggupkah kau memungkirinya?
Syukur bukanlah yang hanya dikatakan dengan kata-kata "Alhamdulillah" namun juga yang dinyatakan dengan perbuatan. Sama seperti cinta, maka berbuatlah yang terbaik. Jika Allah saja menolongmu, mengapa engkau tak bisa menolong agama-Nya? Jangan pernah tanyakan apa yang sudah Allah berikan pada kita, tapi apa yang sudah kita berikan pada-Nya.
Dia memang tak selalu memberikan jalan yang termudah, tidak juga yang tercepat. Namun yakinlah Dia selalu memberimu yang terbaik. Tidak pernah tidak. Maka sudahkah kau bersyukur hari ini? :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar