Laman

Kamis, 22 Januari 2015

Wanita

Ada yang tahu mengapa wanita diciptakan Tuhan? Adalah untuk menjadi pendamping kaum adam dalam menjalani kehidupan. Bukan hanya itu. Namun juga untuk membesarkan anak-anak mereka kelak di masa depan.

Jadi, ada sebuah cerita dari seorang guru saya yang sangat inspiratif tentang kodrat wanita. Disimak ya:
Mereka adalah dua orang sahabat lama. Yang bertemu dalam satu reuni sekolah. Sebut saja A dan B. Si A adalah lulusan universitas X yang sangat tidak ternama di Indonesia. Si B adalah lulusan univesitas no.1 di Indonesia. Jadi, ketika mereka bertemu dan berbincang. Hal yang pertama sekali yang mereka tanyakan tentu saja masalah pekerjaan.
A: kamu kerja dimana?
B: saya? Ah, saya mengasuh anak saja dirumah. Bagaimana denganmu?
A: apa? Mengasuh anak? Bukankah kamu lulusan universitas yang sangat ternama itu? Kalau saya walaupun lulusan universitas sekecil itu, alhamdulillah saya sekarang bekerja dan menjadi manager.
B: iya, betul saya mengasuh anak saja di rumah.
A: lantas? Bagaimana dengan kuliah tinggimu itu? Kan sayang sekali ilmunya sia-sia? Terus mengapa kamu tidak membayar pengasuh aja sih?
B: *sambil tersenyum* duhai sahabatku, bolehkah aku bertanya padamu? Lulusan apa pengasuh anakmu?
A: yaelah. Boro boro lulusan apa. SD aja ga tamat.
B: nah, itulah beda anak kamu sama anak saya. Anak kamu diasuh oleh orang yang tidak berpendidikan. Berbeda dengan anak saya, yang diasuh oleh tangan ibu yang berpendidikan.

Maka benarlah. Entah akan berkarir atau berumahtangga. Seorang wanita harus berpendidikan tinggi. Karena setiap anak berhak diasuh oleh ibu yang cerdas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar